Pengikut

Minggu, 28 Desember 2014

Kesempatan ke Dua

Surabaya, 29 Desember 2014

Di Penghujung tahun ini....
Di bulan Desember ini...
Seakan semuanya seperti sebuah mimpi

Tambah satu lagi dari sekian ribu alasan mengapa saya harus bersyukur kepada Allah SWT.
cerita ini di mulai dari 2 bulan yang lalu, ketika saya diberitahu tukang pijat langganan bahwa saya sedang isi (hamil). Padahal waktu itu saya belum telat datang bulan. Seakan gak percaya dengan ucapan tukang pijet capek2 langganan itu. Seminggu kemudian saya tidak mendapati datang bulan, dan saya melakukan Test Pack ternyata alhamdulillah garis dua tapi yang satu sedikit samar. Rasanya bahagia banget, betapa tidak, kami (saya, suami dan mbak dea 5 th lebih) sangat mendambakan kehadiran bayi di rumah dari rahim saya. Beberapa hari kemudian saya mengalami flek2, rasa cemas mulai menghampiri, saya pun pergi ke dokter kandungan yang terdekat, tidak mengenal beliau sebelumnya. ketika di USG terlihat kantung bayi yang sangat kecil, alhamdulillah ternyata saya memang hamil. Tetapi saya harus menggunakan obat penguat kandungan karena sering flek2. Dua minggu kemudian saya pergi lagi ke dokter kandungan yang bergelar Profesor, maksud hati ingin memberi yang terbaik untuk calon buah hati kami. Ternyata sangat tidak pernah di bayangkan jika hasil USG nya tidak ada sedikitpun ada kehamilan di rahim saya. Sampai saya pun harus USG dalam. ketika mendengar dokter berkata seperti itu, air mata mbak dea tak terbendung, kenapa adek ku hilang dokter?" tanya mbak dea terus.
Malam setelah ke dokter saya tidak bisa tidur, ada yang ganjil dengan kehamilan ke dua saya. kata dokter satu minggu ke depan saya akan datang bulan, dan ternyata 10 hari setelah itu saya datang bulan, tapi tidak seperti biasanya. Hanya sedikit darah yang keluar. Tetapi saya TP lagi hasilnya masih positif. Sering saya TP dan hasilnya positif terus. Sampai setelah selesai datang bulan pun masih positif hasil TP nya. Perasaan semakin tidak menentu. Saya mencoba berfikir bahwa saya tidak jadi hamil, maksudnya agar aktifitas saya serilex mungkin. Dan saya pun ikut olah raga senam bersama ibu2 tetangga. Aktifitas pun kembali normal seperti wanita tidak hamil.
Dan hari itu, Rabu 10 Desember 2014 saya berangkat bekerja seperti biasa. Dimulai bangun tidur, memasak, menyiapkan keperluan anak (sekolah dan day care), memandikan anak, menyuapi, mengantar anak ke sekolah dan sampai di kantor sebelum pukul 17.30. Alhamdulillah tidak telat absen.
Siang sekitar pulul 10.30 an perut saya tiba2 sakit yang teramat sangat. Sampai tidak bisa bicara karena menahan sakit. Alhamdulillah ada teman2 kantor yang baik. langsung menolong saya dengan memijat, mengolesi balsen dan mengerok punggung. Dugaan awal adalah angin duduk. Sya di bawa ke medical center untuk mendapat penanganan dokter umum. Dugaan awal kembali lagi angin duduk. Setelah 1 jam observasi tetapi tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik, saya pun pulang ke rumah dengan di jemput suami. Kami tidak langsung pulang, tetapi menjemput anak di day care yang sedang tertidur dan menjemput tukang pijet, kali aja masuk angin beneran. Setelah di pijat, rasa sakit di perut tak kunjung hilang, malah bertambah sakit. Akhirnya sehabis magrib pun saya terpaksa harus ke rumah sakit. Langsung masuk UGD, di USG total dengan harga yang mengejutkan (20 x lebih malhal dari USG knadungan biasa). Hasil USG pun mengatakan bahwa terjadi pendarahan dalam. Dan sangat disarankan harus di operasi segera, tidak bisa di tunda, jika di tunda saya bisa shock dan tak tertolong. Kami pun mengiyakan saran dokter, bermodal bismilah kami menandatangani persetujuan operasi.
Tim dokter langsung di telponin, ruangan operasi di siapin, saya juga melakukan sederetan prosedur operasi. sekitar jam 11 malam saya masuk ruang operasi dengan sangat kesakitan di seluruh badan, yang saya pikirkan hanya anak saya yang pertama. Kita Pergi ke RS tidak membawa bekal apapun, susu anak juga tidak, pakaian, jaket juga tidak. Entah apa yang terjadi selama saya menjalani operasi, yang psati beribu-ribu ucapan terimakasih saya ucapkan untuk suami tercinta, dia ada untuk saya dan untuk anak kami. Ternyata mbk dea pun tidur di titipin orang yang sama2 menunggu di depan ruang operasi, tidur beralaskan tikar seadanya milik orang. Andaikata saya tau posisi anak saya, pasti air mata ini tak bisa tertahankan.
Operasi selesai sekitar jam 2 dini hari. ketika saya sadar, yang saya tanyakan adalah mbak dea, mana dia? suami bilang dia sudah di rumah di jemput tante dan om nya tadi jam 1 malam dari luar kota yang butuh sekitar 2 jam untuk sampai di RS jika tidak macet. Alhamdulillah kembali terucap dari bibir dan hati ini, Anak saya ada yang mengurusi di rumah.
pagi harinya, ketika dokter visit, saya di ceritakan proses operasinya. Ternyata saya hamil di luar kandungan. Janin menempel tidak di rahim, tetapi di saluran antara ovarium dan rahim, lebih dekat ke ovarium. Semakin hari janin semakin berkembang, tetapi tempatnya tidak bisa mengikuti pertumbuhan janin, akhirnya saluran tersebut pecah dan rusak dan janin jelas tidak bisa di selamatkan. Usia Janin sekitar 2 bulan. Yang menyebabkan operasi berlangsung sekitar 3 jam karena dokter harus memberihkan darah hitam yang menyebar ke perut dan menempel ke organ lain (usus dan liver). Alhamdulillah saya terselamatkan. kami tidak menyangka sejauh itu. Dan betapa saya terkejut ketika dokter bilang telah mengangkat 1 ovarium saya sebelah kanan. Alhamdulillah secara medis saya masih bisa hamil lagi, pastinya dengan ijin Allah. insya Allah.
Setiap mengingat peristiwa itu serasa mimpi yang sudah usai. sekarang Alhamdulillah saya sudah bisa beraktifitas normal kembali, bisa mengurus suami, anak dan bekerja kembali. alhamdulillah ya Allah, seakan ini adalah kesempatan kedua saya hidup di dunia. Saya ingin lebih dekat lagi dengan Engkau, betapa kuasanya Engkau membalik balikan kehidupan ini.
Semoga yang membaca tulisan saya juga bisa lebih bersyukur, bahwa hidup sehat itu modal utama untuk beribadah, sakit itu mahal, total biaya rumah sakit saya itu bisa buat DP mobil baru / kes mobil bekas.
Alhamdulillah, alhamdulillah dan alhamdulillah, kami menantikan anugrah2 indah dari Engkau ya Allah. Semoga kami bisa menjadi orang tua yang bisa mengantar anak2 kami menuju ridlhoMu. amin...
Tahun 2014, saya awali dengan mengantar pindahan adik ke Jambi dan saya akhiri dengan pemulihan pasca operasi hamil di luar kandungan. di Tengah2 tahun banyak sekali peristiwa2 yang unik dan tak bisa terlupakan, maaf belum sempat menceritakan juga. Yang pasti semua ini adalah takdir Allah SWT Tuhan sekalian alam.
ya Allah yang maha kuasa, mohon ampunilah dosa2 kami selama ini, jadikanlah kami orang yang selalu berada dalam ridlhomu, berikanlah kemudahan kami di tahun 2015 dan tahun tahun berikutnya dalam meraih kesuksesan di dunia dan akhirat. amin ya robbal alamin...

Selasa, 01 Juli 2014

ramadhan vs pemilu capres...

Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT, yang telah mempertemukan saya dengan ramadhan penuh berkah tahun 2014. ramadhan kali ini bisa dibilang lebih spesial buat rakyat Indonesia, karena bertepatan dengan pemilihan Capres dan Cawapres Indonesia.
Setiap bertemu teman, saudara dan orang yang baru dikenal, tak bisa dihindari membicarakan jagoan masing-masing. selain itu bersamaan pula dengan pesta piala dunia sepakbola.
sebelum ramadhan, ketika orang berbicara capres pilihannya dengan semangat 45, rasanya tidak terima, ada sedikit emosi memilih capres pilahan saya. tetapi seiring berlalunya hari dan memasuki bulan penuh berkah ini, kontrol emosi saya bisa berkurang. siapapun nanti presidennya, saya tetap hanya bergantung kepada Allah. tidak banyak efek sampingnya bagi saya, mungkin ada juga nol koma sekian persen saja.
saya lebih merenung, saya pernah berinteraksi langsung dengan kedua capres, tapi saya dikarunai indra yang sempurna oleh Allah. Saya mencari artikel2 yang memberitakan mereka, tetapi saya tidak tau apakah media yang saya baca murni sesuai kenyataan atau ada uang dibalik semua berita di media. pemilu ini memang membawa 5 tahun ke depan Indonesia, semoga menjadi yang terbaik.
Terlalu memuji atau mencela capres tidak membuat derajat kita lebih tinggi di hadapan Allah, yang ada malah menjauhkan kita dari teman, saudara dan bahkan yang tidak kita kenal baik.
temans...maafkan saya jika berbicara yang tidak berkenan di hati dan membuat sakit hati. saat saya mengucapkan itu, emosi tidak terkontrol dengan baik, saya mengaku salah. maafkan saya temas..maafkan saya para saudara..

Minggu, 15 Juni 2014

ekspresi ketidaknyamanan yang polos

Saat itu, hari Sabtu 14 Juni 2014
Ada agenda pagi dari sekolah mbak dea
Hari ini, adalah hari pelepasan murid-murid playgroup besar dan TK B, alias wisuda. Kebetulan mbak Dea juga ikut wisuda kelompok bermain (KB) atau play group.
Pagi itu, setelah bangun tidur sudah terbayang betapa lucunya anak-anak kecil tampil sebagai wisudawan dan wisudawati serta mementaskan beberapa atraksi, ada menari, puisi, menyanyi, membaca doa sehari-hari, fashion show, dll. Mbak dea pun semangat. Tapi di balik semangatnya itu ada sesuatu yang sebenarnya tidak dia inginkan. Memakai jilbab saat baris wisuda dan foto bersama serta bersalaman di panggung. Dalam sorot matanya, mbak dea sangat tidak mau memakai jilbab. Semua merayu, termasuk kami sebagai orang tua, kami sadari rayuan kami juga ada unsur paksaan. Akhirnya beberapa detik sebelum naik ke panggung, mbak Dea mau memakai jilbab, tapi dengan penuh ketidak relaan bila di lihat dari tatapan matanya dan ekspresi polosnya. hal ini terbukti ketika naik di atas panggung minta saya temani, sampai salaman dengan gurunya saya juga masih di atas panggung. Alhamdulillah setelah itu mau saya tinggal turun. Dan acara wisuda KB selesai dengan mabk Dea mau menggunakan jilbabnya.
Beberapa saat kemudian, saatnya kelompok mbak Dea menunjukkan atraksi menarinya yang berjudul braindance. Ternyata sangat mengecewakan. Tidak terbayang sebelumnya. Ketika gladi resik dan di rumah begitu semangat tetapi ketika pementasannya mbak Dea hanya berdiri di atas panggung. Saya dan suami saat itu kecewa, marah dan kesal.
Ketika sudah turun panggung, saya tanya kenapa mbak Dea tidak mau menari, jawabnya gatal semua badannya. Karena sebelumnya memang terlalu banyak minum susu kotak (ada alergi dengan susu kotak). Saya sempat marah. Setahun yang lalu di acara yang sama mbak Dea tampil hebat, mau menari dengan lincahnya, tanpa paksaan dan rayuan.
Ya..itulah anak-anak. Butuh beberapa waktu hingga saya sadari arti kemarahan dan kekecewaan saya. Ada rasa menyesal dari lubuk hati saya. Emosional sekali ketika itu. Maafkan mama ya mbk dea...
Dari kejadian ini dapat saya simpulkan betapa polosnya anak2 itu, tidak berdaya ketika dimarahi. Dan 1 hal yang paling penting bagi saya, membiasakan anak sesuai ajaran islam itu tidak bisa seketika itu berhasil, perlu proses yang puanjang. Untuk berjilbab saja sangat susah, apalagi sudah dewasa...





Anak adalah tanggung jawab kami, amanah untuk kami, anugerah kami, dan penerus kami.
Doa kami sebagai orang tua, semoga mbak Dea bisa menjadi penyejuk hati kami, anak yang solihah, hormat dan patuh pada orang tua dan guru serta menjadi pribadi yang muslimah. amin...

Senin, 02 Juni 2014

memilih pemimpin

ketika keraguan datang dan masuk ke dalam fikiran kita, apa yang akan kita lakukan?
banyak menyarankan untuk sholat istikhoro
baca dan pelajari kitab suci al-quran
perbanyak baca berita dan bertanya kepada orang-orang yang ahli dalam bidangnya
mungkin itu yang umum di sarankan oleh beberapa orang

ketika sedikit kepedulian kita muncul untuk kebaikan sesama muslim, ketika itu pula muncul ganjalan-ganjalan dari berbagai arah.

ketika ingin memperbaiki keadaan menjadi lebih baik, munculah rasa keraguan, apakah saya yang harus memperbaikinya? akankah lebih baik dari yang lain? mampukah saya dengan ilmu yang sangat sedikit ini?

belajar belajar dan belajar
belajar tidak boleh berhenti sampai nyawa terlepas dari jasad.

di negara tercinta ini, Indonesia Raya, sedang ramai dengan momen pemilihan calon orang nomor 1, the next presiden Indonesia. padahal pemilu capres tahun-tahun sebelumnya saya sangat tidak terganggu, pilih siapa saja sesuai hati no problem bagi saya. kebetulan waktu itu saya memilih presiden yang akhirnya menang dan berkuasa selama 2 periode. tetapi sekarang, entah mengapa saya merasa gak sedikit takut. takut bila the next presiden Indonesia bukan orang muslim, takut akan semakin banyaknya pemimpin-pemimpin yang non muslim. Rasa kasihan kepada saudara2 muslim yang dipimpin oleh pemimpin non muslim tiba-tiba muncul dalam hati dan fikiran.
Maaf bagi teman-teman yang non muslim jika tersinggung,
bukannya saya tidak percaya dengan kerja kalian, karna memang banyak pemimpin yang islam juga tidak baik, korupsi, melanggar ini dan itu. sementara yang saya tahu (edisi kurang belajar agama) kami umat muslim harus memilih yang mempunyai keyakinan sama. tujuan kita sama mencari ridho Allah dunia akhirat meski cara kita sangat bertentangan, kalau tujuannya saja tidak sama terus bagaimana caranya bisa sama.

Apakah kalau saya memilih capres no 1 akan menjadi musuh pendukung capres no 2? atau sebaliknya?

saya hanya ingin memilih presiden yang 1 keyakinan dan tidak menjadikan pimpinan saudara semuslim lainnya di pimpin oleh seorang non muslim.
itu alasan utama saya, bagaimana dengan saudara seagama saya ?

di sisi lain, di era moderen ini, sepak terjang dari capres kita banyak di beritakan di berbagai media, baik media sosial maupun elektonik, tetapi jujurkan mereka? sedangkan banyak media yang bisa di beli dengan uang dan sejenisnya, hanya demi perolehan di dunia yang hanya sementara ini.
kita memilih pemimpin pasti akan di mintai pertanggungjawaban di akhirat, bukan hanya pemimpinnya tapi juga yang memilih.
semoga kita tidak salah memilih.

ya Allah tunjukanlah kepada kami pemimpin yang terbaik
jauhkanlah keraguan kami dalam memilih pemimpin yang baik
kami tidak tau kebenaran yang haqiqi di dunia dan akhirat
hanya Engkau yang maha tahu atas segalanya
amin..

Minggu, 25 Mei 2014

CHENG CHENG PO

copas tulisan dari http://www.dwiestiningsih.com/manusia-manusia-cheng-cheng-po-1
--Pertama kali mendengar kata cheng cheng po adalah pada saat klien saya bercerita bahwa dalam keluarganya ia dianggap cheng – cheng po alias “kurang well” dibandingkan saudara – saudaranya yang lain. Itu kisah masa lalunya, sekarang ia menjadi manusia yang percaya diri dan tidak cheng – cheng po lagi.
Penasaran dengan kata cheng-cheng po, saya cari di kamus slang ternyata artinya sebagai berikut:
Cheng-cheng merujuk pada kata “cengar-cengir” ;
Po merujuk pada kata “plonga-plongo”.
Cheng-cheng Po merujuk pada seseorang yang sangat malas sekali untuk bekerja / berpikir. Juga bisa merujuk pada seseorang yang lamban sekali dalam berpikir / beraktivitas.
Nah itu dia CHENG – CHENG PO
Kedua kalinya saya mendengar kata Cheng – Cheng Po ketika teman saya bercerita bahwa ada tetangganya yang cheng – cheng Po tapi dijadikan caleg oleh salah satu partai politik.
Wah apalagi ini arti cheng – cheng po, batin saya dalam hati. Ternyata artinya adalah seseorang yang tidak dianggap dalam masyarakat alias “bawang kosong”. Jadi misalnya ia tidak “nyumbang” untuk kematian, sunatan, kekahan, atau nikahan, hal tersebut juga dianggap wajar.
Orang – orang cheng – cheng po tidak masuk hitungan dalam undangan pernikahan, karena ia dianggap belum mempunyai status yang jelas dalam masyarakat. Misalnya: laki –laki yang sudah berkeluarga namun masih numpang di rumah ortu / mertua. Ah masa sih…---


beberapa hari yang lalu baru baca istilah cheng cheng po, yang pertama kali ada di pikiran saya itu adalah kosa kata berbau bau china, eh ternyata singkatan dari "cengar cengir plonga plongo". hemmm boleh dah di masukan kosakata baru.
paling tidak berusaha untuk menjadi orang yang tidak cheng cheng po, adalah orang yang tegas, punya pendirian, tidak menjawab pertanyaan apapun dengan kata " terserah", jawaban itu seakan mengidentifikasikan bahwa yang menjawab hanya bisa mengekor alias tidak punya pilihan sendiri.

Senin, 19 Mei 2014

deklarasi presiden

Tak bisa di pungkiri bahwa dimanapun lagi ngomongin calon presiden RI ke 7.  Antara Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta Rajasa keduanya punya penggemar sendiri sendiri. Dengan ciri khas masing-masing mereka berusaha menjadi yang terbaik bagi rakyat Indonesia. yang satu mengedepankan nasionalis yang lainnya mengedepankan ke-islamannya.
sebagai umat muslim, saya pun mendukungnya. Naamun yang nasionalis pun juga layak didukung. wah jadi bingung mau pilih yang mana nantinya...
Sebenarnya jagoannya saya adalah pak Gita Wiryawan yang ganteng, pinter dan cinta produk dalam negeri. Gita Irawan Wirjawan atau Gita Wirjawan, saat ini adalah Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Alumni dari jurusan administrasi, Kennedy School of Government, Harvard University, ini lahir di Jakarta, tanggal 21 September 1965. Sebelum menjadi menteri perdagangan, Gita menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal(2009-2011). Jabatan organisasi yang yang saat ini diembannya adalah Ketua Persatua Bulu Tangkis Seluruh Indonesia periode 2012-2016. Tapi kenyataannya tidak jadi menjadi calon presiden, entah apa alasannya...
ada beberapa partai besar yang masih galau, belum mendeklarasikan calon presidennya dan mendukung poros mana juga belum jelas, kasian partai tersebut...
berikut adalah profil calon pemimpin Indonesia 2014-2019

Profil Prabowo Subianto
Prabowo merupakan Purnawirawan Jendral yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Putera Begawan ekonomi Indonesia Sumitro Joyo Hadi Kusumo ini merupakan alumni AKABRI lulusan tahun 1974. Pada saat masih aktif menjadi militer, karir Prabowo bisa dibilang sangat cemerlang. Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain adalah Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998), Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998) dan Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998).  Pensiun dari dinas militer, Prabowo Subianto beralih menjadi pengusaha, dan kemudian mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Prabowo disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat Presiden Republik Indonesia Tahun 2014, karena sering berada di peringkat atas berbagai survey tentang calon presiden idaman rakyat.

Profil Joko Widodo
Ir. H. Joko Widodo merupakan salah satu tokoh fenomenal saat ini. Tokoh yang lahir di Surakarta, 21 Juni 1961 ini memiliki karir yang luar meningkat pesat mulai dari Wali Kota Surakarta selama dua periode 2005-2015 dan menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Jokowi merupakan "idola" media masa, dimana beritanya sering membuat trending topic karena banyak gebrakan menarik yang dilakukannya dan keberpihakannya kepada masyarakat kecil.


Profil Jusuf Kalla
Muhammad Jusuf Kalla , adalah mantan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009. Saat itu Jusuf Kalla mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih langsung oleh rakyat. Sebelum menjadi wakil presiden, Pak JK, demikian beliau akrab dipanggil, pernah menjabat sebagai menteri di era presiden Abdurrahman Wahid dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di era presiden Megawati.
JK juga pernah menjabat menjabat sebagai ketua umum Partai Golongan Karya periode 2004 - 2009. Kesibukan saat ini setelah menjadi wakil presiden adalah menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia.


Profil Hatta Rajasa
Ir. M. Hatta Radjasa saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II dan sekaligus juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional. Insinyur Teknik Perminyakan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1973 ini  lahir di Palembang, 18 Desember 1953. Rentetan jabatan Menteri yang pernah dilakoninya antara lain Menteri Sekretaris Negara Kabinet Indonesia Bersatu (2007-2009), Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2007), serta Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Gotong Royong (2001-2004)


selamat memilih kawan..semoga terlahir presiden Indonesia yang amanah dan jujur. amin

Jumat, 16 Mei 2014

menunggu hadirnya adek mbak dea

bismillahhirohmanirohim..(semoga tidak salah menulisnya)
dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha pemurah

hampir tiap hari mbk dea (mau 5 th) selalu berimajinasi dan membayangkan kalau suatua saat punya adek akan begini dan begitu. setiap pergi ke tempat perbelanjaan dan ketika melihat pernak pernik bayi selalu ingin beli untuk adeknya nanti. kalau sudah seperti itu, rasanya pengen banget segera punya anak lagi. sebenarnya memang saya dan suami sudah berniat untuk punya anak lagi. sudah lebih 1 tahun belakangan ini kami berusaha punya anak lagi, tetapi Allah belum mengkaruniakannya. kami selalu berdoa ketika selesai solat, bahkan setiap bertemu orangtua, saudara, teman lama kami selalu minta tolong bantuan doanya. kami mencoba untuk bersabar akan hadirnya bayi mungil di tengah-tengah kami bertiga.
sebentar lagi mbk dea mau TK. teman-temannya sudah banyak yang punya adek. kerap kali mbk dea bertanya, kapan adeknya mbk dea keluar dari perut mama? dan saya pun selalu menjawabnya dengan banyak berdoa, minta kepada Allah agar adeknya mbk dea segera besar dulu di perut mama.
ya Allah, Engkau yang maha kuasa atas segala yang ada di bumi dan di langit dan di alam semesta ini, kami selalu memohon agar segera datang bayi mungil dari rahim hamba. bayi yang sehat, lucu yang nantinya menjadi anak yang soleh/soliha, yang bisa menyejukan jiwa kami, yang bisa mengantarkan kami menuju syurgaMu.
mbak dea ku, bersabarlah akan kedatangan adik yang lucu dan sehat, teruslah berdoa, jangan berhenti berharap. mama yakin Allah pasti mendengar doa kita, doa dari mulut kecilmu yang polos dan tanpa dosa. doa tulus dari seorang kakak.
amin ya Robbal alamin